Sebuah Catatan Harian, Motivasi, Syukur, dan Renungan

Selamat Jalan Dzik…

Dzik, bocah laki-laki itu akhirnya menyerah terhadap tumor yang menyerang otaknya. Allah  memanggilnya pulang  jam 4 dini hari tadi.
Saya sendiri tidak pernah bertemu langsung dengan Dzik. Saya dan Mamanya berkenalan via BBM, dipertemukan oleh Dian Mama Fajrul. Sesama bunda dengan anak-anak terpilih, menyandang tumor otak. Jarak memisahkan kami, sehingga hanya sempat diskusi dan sharing via BBM.
Kontak terakhir dengan Mama Dzik 2 minggu lalu, saat dirawat di Siloam, dan dijadwalkan MRI besok paginya. Tiada mengira Dzik akan pergi, karena kondisinya membaik beberapa bulan terakhir.
Selamat jalan Dzikri Ananta, pejuang kecil tumor otak
Berbahagialah bermain di tempat barumu dengan tiada rasa sakit lagi
Untuk kelak menjemput orang tuamu di pintu surga.

“Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jualah kami kembali.”

Raihlah Setiap Kesempatan

Setiap pencapaian besar diraih melalui ribuan langkah kecil
Orang-orang yang berpikir bahwa mereka terlalu hebat untuk melakukan hal-hal kecil, adalah orang-orang yang mungkin terlalu kecil untuk diminta melakukan hal-hal besar.

Langkah-langkah kecil jika dilakukan dapat membuat sebuah perbedaan besar.
Di dalam sebuah kesempatan kecil biasanya terdapat sebuah kesempatan yang besar.

Anda tidak akan pernah melakukan hal-hal besar jika tidak dapat melakukan hal-hal kecil dengan cara yang besar.
Mulai sekarang, pandanglah setiap kesempatan kecil yang datang dalam hidup Anda sebagai keuntungan besar. Dan pastikan Anda mengambil keuntungan dari kesempatan itu!

Hal penting lainnya adalah
mempersiapkan diri Anda untuk meraih kesempatan-kesempatan itu.

Frank Sinatra meraih kesempatan besarnya, saat ia masih bekerja sebagai pelayan restoran. Waktu itu ia melihat seorang eksekutif penting di industry musik datang ke restoran tempatnya bekerja. Frank pun mengosongkan sebuah meja di sebelah pria itu, lalu melompat ke atas meja dan bernyanyi.
Frank sadar tindakannya dapat membuat dirinya dipecat, tapi ia memilih mengambil kesempatan langka untuk menjadi penyanyi terkenal di hadapan orang yang ia tunggu-tunggu selama ini. Sejarah pun akhirnya mencatat Frank Sinatra sebagai salah satu penyanyi legendaris.

Karena itu .. siapkan diri Anda, karena pintu kesempatan dapat terbuka kapan saja di waktu yang tidak Anda sangka-sangka.
Saat kesempatan itu datang, tak ada alasan lagi bagi Anda untuk mengatakan tidak siap.

Sumber: Anne Ahira’s email

Bersyukur (Dalam Sawang Sinawang)

Seorang petani dan istrinya bergandengan tangan menyusuri jalan sepulang dari sawah sambil diguyur hujan. Tiba-tiba lewat sebuah motor di depan mereka. Berkatalah petani kepada istrinya, “Lihat­ bu, betapa bahagianya suami istri yang naik motor itu meski mereka kehujanan, tapi mereka bisa cepat sampai di rumah tidak seperti kita yang harus lelah berjalan dan basah kuyup untuk sampai ke rumah.”

Sementara itu pengendara motor dan istrinya yang sedang berboncengan di tengah derasnya hujan melihat sebuah mobil pick up lewat di depan mereka. Pengendara motor itu berkata kepada istrinya, “Lihat bu, betapa bahagianya orang yang naik mobil itu, mereka tidak perlu kehujanan seperti kita.”

Di dalam mobil pick up yang dikendarai sepasang suami istri terjadi perbincangan ketika sebuah sedan Mercedes Benz lewat, “Lihatlah bu, betapa bahagia orang yang naik mobil bagus itu, pasti nyaman dikendarai tidakk seperti mobil kita yang sering mogok.”

Pengendara mobil Mercedes Benz itu adalah seorang pria kaya, dan ketika dia melihat sepasang suami istri petani yang berjalan bergandengan tangan di bawah guyuran air hujan, pria kaya itu berkata dalam hati, “Betapa bahagianya suami istri itu, mereka dengan mesranya berjalan bergandengan tangan sambil menyusuri indahnya jalan di pedesaan ini, sementara aku dan istriku tidak pernah punya waktu untuk berduaan karena kesibukan masing-masing.”

Kawan, teringat sebuah kalimat bijak…
“Apabila engkau tidak dapat memiliki apa yang engkau cintai, maka cintailah apa yang engkau miliki. Karena kebahagiaan sejati didapat tatkala kita bersyukur.”

Sumber: Broadcast BBM

Ruang Rindu Untuk Kakak

Sudah bulan Ramadhan lagi. Ini bulan puasa ke lima tanpa Kakak. Makin banyak hal yang wajib disyukuri, namun tidak melepas kerinduan pada sosok gadis kecil periang saya, yang Insya Allah sudah bahagia di surga-Nya.
Pagi ini di mobil yang membawa saya ke kantor, mengalun lagunya Letto, “Ruang Rindu”. Lagu ini dulu jadi sound track salah satu sinetron-nya Dude Herlino yang kadang-kadang menemani saya dan Kakak di tempat tidur. Selalu tak sanggup mendengarkan lagu ini lagi sepeninggal Kakak. Tapi pagi ini, sengaja memaksakan hati untuk bertahan seberapa lama saya bisa. Alhamdulillaah..setengah lagu bisa saya dengarkan, namun tiba-tiba terasa kerinduan itu membuncah di setiap relung hati. Entah menyejukkan, menyegarkan atau benar-benar kangen rasanya… Daan tiba-tiba saat saya paksakan menulis, leher saya tercekat, tak terasa sudah ada titik air di sudut mata.

Allahummaghfir lahaa warhamhaa, wa’aafihi wa’fu ‘anhaa.
(Ya Allah, ampunilah dia, berilah rahmat, sejahtera dan maafkanlah dia)

Ruang Rindu – Letto

Di daun yang ikut mengalir lembut
Terbawa sungai ke ujung mata
Dan aku mulai takut terbawa cinta
Menghirup rindu yang sesakkan dada

Jalanku hampa dan kusentuh dia
Terasa hangat oh di dalam hati
Kupegang erat dan kuhalangi waktu
Tak urung jua kulihatnya pergi

Tak pernah kuragu dan slalu kuingat
Kerlingan matamu dan sentuhan hangat
Ku saat itu takut mencari makna
Tumbuhkan rasa yang sesakkan dada

**
Kau datang dan pergi oh begitu saja
Semua kutrima apa adanya
Mata terpejam dan hati menggumam
Di ruang rindu kita bertemu

Selamat Jalan Daffaa…

Lepas maghrib saya terima SMS, “Semua ikhtiar sudah maksimal, tapi Alloh lebih sayang Daffaa…”
Meski hanya kenal via SMS, bahkan telpon-telponan pun belum pernah, tapi entah bagaimana, saya dan suami merasakan keterikatan mendalam dengan Daffaa’.

Selamat jalan Daffaa’….
Buat mbak Yuni, orang tua Daffaa’, semoga segala ikhtiar, kesabaran, dan keikhlasan menjadi berkah dan mengantarkan menuju surga Allah kelak.
Aamiin.

Buat para pembaca, sahabat, saudara dan teman yang pernah membantu Daffaa via #SafeDaffa, terima kasih tak terhingga, semoga Allah melipatgandakan kebaikan tersebut. Aamiin.