Sebuah Catatan Harian, Motivasi, Syukur, dan Renungan

Archives for Kakak category

15 September Kami

Hari ini, jam 08.35, sepuluh tahun lalu, lahir bunga hati kami. Andaikan masih bisa memelukmu sekarang Nak. Meski kami sadar anak hanyalah titipan-Nya semata namun kepedihan ini belumlah sirna 100%. Kelahiran Kania 5 bulan lalu memang menghibur hati dan menyejukkan. Namun mimpi indah Ibu bersamamu masihlah terus diharap. Tenang dan rianglah selalu anakku, bermain-main di taman surga. Sesekali datanglah…pengobat rindu Ibu, meski sebatas mimpi.

Memory of Sept 15, 1999 – break on Apr 3, 2009

For Your Birthday

Hari ini, sekian tahun silam, lahirlah dirimu
Yang sekarang jadi pendamping hidupku, suami aku, ayah dari anak-anakku
Pernahkah dirimu sesekali merenung.. hari-harimu bersamaku
Di antara keriangan dan kedukaan kita, antara anugrah dan ujian-Nya yang kita hadapi
Semoga tetap bisa kita lalui bersama

Sebagai istri, aku bukanlah perempuan sempurna.. yang bisa memasak seenak Ibu
Juga tidak seromantis dan selembut salju
Dalam hal keimanan, juga tidaklah setakwa Ibu Khadijah dan Aisyah, pun tidak setabah Fatimah
Hanya berusaha menjadi yang terbaik bagimu dan anak-anak

Namun… sebagai pendamping hidupku, engkaulah partner yang oke punya
Inspirasi dan lentera bagiku
Sebagai ayah.. juga two thumbs up buatmu, gak ada duanya
Our daughters very proud of you

Selamat hari jadi
Semoga apa yang dikau lalui sekian tahun ini menjadi sesuatu yang berharga
dan semoga yang akan dikau lalui ke depan penuh rahmah dan berkah-Nya dalam kurnia kesehatan
Amin …..

“Dari seorang istri buat suaminya”

Mutiara

kaniaAlhamdulillaah… telah lahir hari ini, Rabu 22 April 2009, 16.33 adik dari Jasmine Taj Ariva. Perempuan nih.. bb 3,2 kg and p 49 cm. Insya Allah namanya Kania Mutiara Ariva. Mohon doa nih biar jadi anak sehat n shalihah.

Surat Buat Kakak di Surga

Hari ini setahun yang lalu, Kakak pergi meninggalkan kami. Kenangan dan peristiwa banyak berseliweran di memori Ibu hari-hari ini. Mengingat saat-saat terakhir kepergian Kakak ataupun keriangan Kakak dalam seragam sekolah. Duh.. kok ya akhir-akhir ini tiap pulang kerja selalu saja ketemu teman-teman SD Kakak. Kalau diterus-terusin memang pasti kami-kami ini (Ibu n Bapak) selalu saja “termehek-mehek” terbawa emosi mengenangmu. Namun hari ini Ibu ingin merenung ada apa ya di balik semua ini.

lentera-jiwa1Ibu sudah gak suka bulan April sejak tahun lalu. Meskipun ada ultah Ibu n anniversary Bapak Ibu dalam bulan itu. Tapi Kakak bikin “kejutan” untuk ultah Ibu setahun lalu. April tahun ini kok ya seperti diatur banyak peristiwa yang mesti Bapak Ibu lewati tanpamu. Adiknya dik Taj Insya Allah lahir akhir bulan ini, n awal bulan ini Ibu seperti “excited” karena ada seberkas cahaya sesuaiĀ  “lentera jiwa”. Ya… meski Kakak tau “lentera jiwa” Ibu, tapi siapa tau ini jalan Allah untuk mempercepat mewujudkan impian-impian kita. Kalaupun memang Bapak-Ibu diharuskan menata hidup dari awal lagi, Insya Allah dimudahkan jalan ini ya Kak… Tapi kalaupun ini hanya penghiburan dari Yang Di Atas untuk memicu kembali semangat Ibu, ya Insya Allah Bapak-Ibu coba fokus kembali di jalan sekarang. Bagaimanapun kesempatan harus dijajagi dulu, soal diambil tidaknya Allah tempat kita berserah kan?

Kakak sudah bahagia kan di sana? Main-main n ketemu dengan dik Hafidz ya? Bantu doa ya Kak, biar cepat diterima doanya.

Aku Pasti Bisa

Seorang teman, kenal via blog juga seeh.. tapi rasanya kayak sudah kenal lama, mengemail tentang blog ini. Biasanya dia cuman buka blog bisnis HD saya saja. Si Mbak ini komentar tentang Kakak n ada pelajaran yang dia petik. Maafkan saya Mbak… sampai detik ini belum sempet bales emailnya soalnya memang belum update blog yang ini lagi. Meskipun hati rasanya teriris-iris kehilangan anak, namun saya sadar sepenuhnya bahwa kita memang hanya sekedar dititipi sama Yang Di Atas. Jadi betul seperti si teman katakan ini, dia sekarang bener-bener coba kontrol emosi jangan sampai marah kelewatan ke sang anak.
Kalau dikomentari bahwa akupastibisa.com ini syarat makna, ya.. begitulah, setidaknya bagi saya. Berawal dari lagu kesayangan Kakak, juga menggambarkan jiwa Kakak yang optimis.. Semoga saya ibunya ini bisa meniru keoptimisannya, terutama setelah dia tinggalkan.

 
Ngantor Sambil Bisnis!

Bukan kebahagiaan yang membuat kita bersyukur namun bersyukurlah yang membuat kita bahagia

Meta